#Berita #Sports

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

kabarekonomi.id –Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia dengan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 5 Oktober 2026. Pertandingan ini layak disebut salah satu laga paling menegangkan musim ini.

Tuan rumah memecah kebuntuan lewat tendangan bebas Dean James pada menit ke-84. Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama. Iklas Sanron memanfaatkan celah di lini belakang Garuda dan membuat skor menjadi 1-1.

Laga pun berlanjut ke perpanjangan waktu. Thailand sempat berbalik unggul lewat Peeradol Chamrasamee di menit ke-111. Tetapi Elkan Baggott menjawab lewat gol menit ke-116 yang memaksa pertandingan masuk ke babak adu penalti.

Di titik inilah mental juara Skuad Garuda teruji. Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menunaikan tugas. Sebaliknya, dua eksekutor Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal menjebol gawang yang dikawal Emil Audero. Indonesia menang, dan penantian gelar yang berlangsung sekitar 35 tahun pun berakhir.

Posisi Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru

Sebelum menghadapi Thailand, Indonesia sudah berada di peringkat 117 dengan 1.163,16 poin. Angka itu didapat setelah menang 9-2 atas Bangladesh. Usai final, Garuda mendapat tambahan 3,35 poin, sehingga total menjadi 1.166,50 poin.

Jadi, apakah naik peringkat? Jawabannya belum. Posisi Indonesia tetap di 117. Meski begitu, jarak dengan tim di atasnya kini sangat tipis.

PosisiTimPoin
113Libya1.168,98
116Kazakhstan1.166,65
117Indonesia1.166,50

Kazakhstan di peringkat 116 hanya unggul 0,15 poin. Selisih sekecil itu bisa terkejar hanya dengan satu pertandingan. Selain itu, Kenya (1.168,67) dan Tanzania (1.166,82) juga berada di sekitar Indonesia. Artinya, zona ini sangat padat dan perubahan kecil bisa menggeser urutan.

Kenapa Juara Hanya Dapat 3,35 Poin?

Banyak suporter heran. Juara turnamen, kok tambahannya “cuma” segitu? Jawabannya ada pada cara FIFA menghitung poin.

Pertama, status pertandingan menentukan bobot poin. Laga persahabatan, turnamen kontinental, dan kompetisi level dunia punya nilai berbeda.

Kedua, kekuatan lawan ikut dihitung. Semakin tinggi peringkat lawan yang dikalahkan, semakin besar poin yang masuk.

Ketiga, dan ini yang paling menentukan di final kemarin, hasil dihitung berdasarkan 120 menit. Indonesia menang lewat adu penalti, sehingga laga tercatat imbang di mata sistem. Seandainya Garuda menang di waktu normal atau perpanjangan, tambahan poinnya mencapai 5,85. Dengan kata lain, ada sekitar 2,5 poin yang “hilang” karena penentuan lewat adu penalti.

Satu hal lagi yang sering disalahpahami: besarnya skor tidak berpengaruh. Kemenangan 9-2 atas Bangladesh tidak memberi bonus khusus karena selisih gol. Yang dihitung adalah hasil menang, seri, atau kalah, dikombinasikan dengan status laga dan kekuatan lawan.

Apakah Peringkat 117 Sudah Final?

Belum tentu. Peringkat ini bersifat sementara karena masih ada pertandingan lain di berbagai belahan dunia yang ikut memengaruhi perhitungan. Pembaruan resmi ranking FIFA dijadwalkan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Jadi, posisi Indonesia berpeluang bergeser. Bisa naik jika tim-tim di atas atau di sekitarnya mengalami hasil kurang bagus, tetapi bisa juga turun jika tim di bawah mengumpulkan poin lebih banyak. Karena jaraknya begitu rapat, satu laga saja bisa mengubah urutan.

Apa Artinya bagi Masa Depan Garuda?

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 memang tidak langsung melonjakkan peringkat. Namun, nilainya jauh melampaui angka di tabel. Kemenangan ini memberi suntikan kepercayaan diri, terutama bagi para pemain yang tampil menentukan di laga final.

Sejumlah pemain, termasuk Calvin Verdonk, menyebut gelar ini sebagai modal berharga menuju Piala Asia 2027. Sementara itu, Erick Thohir mengingatkan bahwa perjuangan Timnas belum selesai karena target yang lebih besar, yakni Piala Dunia, masih menanti.

Dari sisi peringkat, jalan naik terbuka lewat laga-laga bertaraf kompetitif melawan tim dengan ranking lebih tinggi. Setiap kemenangan atas lawan kuat akan memberi tambahan poin yang jauh lebih besar dibanding laga biasa. Itulah kunci agar Indonesia bisa menembus 100 besar dunia dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Singkatnya, ranking FIFA Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berubah di posisi 117, tetapi poinnya naik menjadi 1.166,50. Selisih tipis 0,15 poin dengan Kazakhstan membuat pembaruan 7 Oktober 2026 sangat layak ditunggu.

Gelar juara mungkin hanya menambah 3,35 poin karena kemenangan diraih lewat adu penalti. Meski demikian, momentum ini adalah fondasi penting untuk misi yang lebih besar. Bagaimana menurut Anda, apakah Indonesia mampu menembus 100 besar dunia? Tulis pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini kepada sesama pendukung Garuda!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *